Halo semuanya! Kembali lagi bareng kita yang selalu kasih tips menarik buat momen spesial kamu. Mempersiapkan pernikahan itu memang seru tapi juga cukup menantang, ya? Di artikel kali ini, kita akan bedah tuntas segala hal tentang undangan pernikahan non muslim. Mulai dari pilihan kata-kata yang menyentuh hati, pemilihan desain yang estetik, hingga etika dalam mencantumkan informasi penting di dalamnya. Yuk, simak panduan lengkapnya supaya undangan kamu makin berkesan!
Buat kamu yang saat ini sedang merencanakan pernikahan non-muslim, mungkin sempat merasa bingung harus mulai dari mana. Memilih desain yang elegan tanpa menghilangkan esensi nilai spiritual dan personal tentu jadi prioritas utama. Pasalnya, undangan bukan sekadar kertas informasi, melainkan “wajah” pertama dari pesta pernikahan kamu yang akan dilihat oleh para tamu.
Panduan Lengkap Membuat Undangan Pernikahan Non Muslim
Memilih konsep untuk undangan pernikahan non muslim sebenarnya memberikan ruang kreativitas yang sangat luas. Kamu bisa bermain dengan kutipan ayat dari kitab suci, lirik lagu romantis, atau bahkan kata-kata puitis yang menggambarkan perjalanan cinta kalian berdua.
1. Pilihan Kata-Kata (Wording) yang Tepat
Bagian paling penting dari sebuah undangan adalah teks atau wording. Untuk pernikahan Kristiani, Katolik, Hindu, Buddha, maupun aliran kepercayaan lainnya, pemilihan kata biasanya disesuaikan dengan tradisi masing-masing.





