Etika Penulisan Isi Undangan Pernikahan untuk Orang Tua

Rahma Rakat Sunni

Isi Undangan Pernikahan untuk Orang Tua

Mempersiapkan pernikahan memang bukan perkara mudah, apalagi kalau sudah menyangkut detail kecil seperti isi undangan. Banyak calon pengantin yang terlalu fokus pada desain visual, tapi lupa bahwa teks di dalamnya adalah nyawa dari undangan tersebut. Salah satu yang paling sering bikin bingung adalah bagaimana menyusun isi undangan pernikahan untuk orang tua.

Cari Herbal Alami :Zymuno Official Lazada

Kenapa ini penting? Karena sering kali, orang tua memiliki daftar tamu sendiri yang berasal dari kolega kerja, saudara jauh, hingga teman masa kecil mereka. Untuk kategori tamu ini, gaya bahasa yang digunakan tentu tidak bisa disamakan dengan undangan untuk teman nongkrong kamu. Kamu perlu sentuhan yang lebih formal, hormat, namun tetap terasa hangat.

Pentingnya Memisahkan Format Undangan Teman dan Orang Tua

Dalam dunia pernikahan, “satu ukuran untuk semua” itu tidak berlaku. Tamu orang tua biasanya didominasi oleh kalangan senior yang sangat memperhatikan tata krama. Menggunakan kata-kata yang terlalu santai bisa dianggap kurang sopan bagi sebagian orang.

Oleh karena itu, sangat disarankan bagi kamu untuk memiliki dua versi draf atau setidaknya memastikan bagian “Turut Mengundang” atau “Kami yang Berbahagia” mencantumkan nama orang tua dengan posisi yang jelas. Jika orang tua yang menjadi pengundang utama (tuan rumah), maka nama mereka harus diletakkan di bagian atas sebelum nama mempelai.

Rekomendasi Susu Etawa:

Paket 3 Box beli di Lazada : https://c.lazada.co.id/t/c.YSTzRr

Bagikan:

Leave a Comment