Pastikan menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami
oleh semua pihak yang terlibat. Hindari penggunaan frasa hukum yang rumit atau
istilah-istilah teknis yang sulit dimengerti.
Spesifikasikan kewajiban dan hak-hak pihak-pihak
Pastikan untuk menjelaskan secara spesifik mengenai
kewajiban dan hak-hak masing-masing pihak dalam surat perjanjian. Hal ini akan
menghindarkan terjadinya penafsiran yang salah atau ketidakjelasan di kemudian
hari.




