3. Relevansi dengan Tema
Selanjutnya, background yang kamu pilih harus relevan dengan tema presentasi. Misalnya, jika isi presentasi sedang membahas lingkungan, gambar alam atau elemen yang terkait dengan lingkungan akan lebih sesuai daripada gambar perkantoran. Sebab, memilih background yang relevan dapat membantu kita dalam menyampaikan pesan dengan lebih efektif.
4. Simplicity is Key
Terkadang, sederhana adalah hal yang terbaik. Artinya, jangan terlalu berlebihan dalam memilih background yang terlalu mencolok. Latar belakang yang sederhana dengan warna solid atau pola yang tidak terlalu rumit dapat membuat presentasimu lebih fokus pada isi pesan.
5. Uji Coba dan Evaluasi
Sebelum memutuskan background yang akan digunakan dalam presentasi, sebaiknya lakukan uji coba terlebih dulu. Lihat bagaimana background tersebut terlihat pada layar presentasi. Jika perlu, minta pendapat teman atau rekan kerja tentang tampilan background. Kemudian evaluasi, apakah background tersebut membantu atau malah mengganggu presentasimu.
