Contoh Kalimat Undangan Pernikahan via WA Formal

Rahma Rakat Sunni

Kalimat Undangan Pernikahan

Mengirimkan kalimat undangan pernikahan via WA formal kini menjadi pilihan utama bagi banyak pasangan. Selain praktis dan hemat biaya, WhatsApp memungkinkan kamu untuk menjangkau kerabat yang berada jauh di luar kota secara instan. Meski lewat pesan singkat, etika dan pemilihan kata tetap menjadi kunci utama agar tamu merasa benar-benar dihargai.

Cari Herbal Alami :Zymuno Official Lazada

Kamu mungkin merasa bingung bagaimana menyusun kata-kata agar tidak terkesan asal-asalan atau terlalu santai. Jangan khawatir, artikel ini akan memberikan referensi lengkap kalimat undangan yang elegan dan profesional. Dengan format yang tepat, pesan WhatsApp kamu tetap akan memiliki "bobot" yang sama berharganya dengan undangan fisik.

Mengapa Memilih Undangan Pernikahan Digital via WhatsApp?

Sebelum masuk ke contoh kalimat, kamu perlu tahu bahwa tren undangan digital terus meningkat. Berdasarkan tren Digital Wedding Trends 2026, penggunaan pesan singkat yang personal jauh lebih efektif dibandingkan pengumuman massal di media sosial.

Berikut beberapa keuntungan yang akan kamu dapatkan:

  • Efisiensi Waktu: Kamu bisa mengirimkan ratusan undangan dalam hitungan menit.

  • Interaktif: Kamu bisa menyematkan link Google Maps agar tamu tidak tersesat.

  • Ramah Lingkungan: Mengurangi penggunaan kertas secara signifikan.

Contoh Kalimat Undangan Pernikahan via WA Formal

Berikut adalah beberapa pilihan template yang bisa kamu gunakan sesuai dengan target penerimanya:

1. Kalimat Undangan untuk Atasan atau Kolega Kantor

"Selamat pagi Bapak/Ibu [Nama Atasan/Rekan]. Mohon maaf mengganggu waktunya sebentar. Dengan penuh rasa hormat, saya [Nama Kamu] ingin mengabarkan berita bahagia mengenai pernikahan saya yang akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal: [Isi Tanggal]

Lokasi: [Isi Alamat/Gedung]

Merupakan suatu kehormatan bagi saya jika Bapak/Ibu berkenan hadir untuk memberikan doa restu. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui link berikut: [Link Undangan Digital]. Terima kasih atas perhatiannya."

2. Kalimat Undangan untuk Keluarga Besar atau Orang Tua

"Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan memohon rahmat Allah SWT, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i [Nama] dalam acara resepsi pernikahan putra-putri kami:

[Nama Mempelai Pria] & [Nama Mempelai Wanita]

Kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i adalah kado terindah bagi kami. Mohon doa restu agar acara kami berjalan lancar. Detail lokasi dan waktu dapat dilihat di: [Link Google Maps/Undangan]."

3. Kalimat Undangan Formal untuk Teman Lama

"Halo [Nama Teman], apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat. Melalui pesan ini, aku ingin mengundang kamu secara resmi ke acara pernikahanku yang akan diadakan pada [Tanggal]. Aku sangat berharap kamu bisa hadir untuk merayakan momen ini bersama. Link lengkapnya di sini ya: [Link Undangan]."

Tips Optimasi Undangan via WhatsApp agar Tetap Sopan

Agar kalimat undangan pernikahan via WA formal yang kamu kirimkan tidak dianggap sebagai spam, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Gunakan Nama Personal: Sebisa mungkin jangan menggunakan sistem broadcast tanpa menyebut nama. Sebutkan nama tamu di awal pesan.

  2. Sertakan Link Lokasi: Pastikan ada tautan Google Maps yang akurat.

  3. Waktu Pengiriman: Kirimkan undangan minimal 2 minggu hingga 1 bulan sebelum hari-H agar tamu bisa mengatur jadwal mereka.

  4. Follow Up: Jika belum ada balasan setelah beberapa hari, kamu bisa menanyakan konfirmasi kehadiran (RSVP) secara sopan.

Tanya Jawab (QnA) Seputar Undangan Pernikahan via WA

Q: Apakah sopan mengirim undangan pernikahan hanya lewat WA?

A: Sangat sopan, asalkan kalimat yang digunakan bersifat formal, personal (menyebut nama), dan diawali dengan permohonan maaf karena tidak bisa bertemu langsung.

Q: Kapan waktu terbaik mengirimkan undangan digital?

A: Idealnya 3 sampai 4 minggu sebelum acara. Jika terlalu mendadak, tamu mungkin sudah memiliki agenda lain.

Q: Haruskah saya mengirimkan undangan ke grup WhatsApp?

A: Hindari mengirim undangan hanya di dalam grup jika kamu ingin terkesan formal. Kirimkan pesan secara personal (japri) terlebih dahulu, baru kemudian sampaikan pengingat di grup.

Q: Apa yang harus ada dalam sebuah undangan digital?

A: Nama mempelai, waktu (akad & resepsi), lokasi (link Maps), protokol kesehatan (jika perlu), dan informasi RSVP.

Q: Bagaimana jika tamu tidak membalas pesan undangan?

A: Kamu bisa mengirimkan pesan pengingat yang ramah satu minggu sebelum acara untuk memastikan jumlah katering yang perlu disiapkan.

Penutup

Menggunakan kalimat undangan pernikahan via WA formal adalah solusi cerdas di tengah kesibukan mobilitas saat ini. Kuncinya terletak pada pemilihan kata yang santun dan penyampaian yang personal. Jangan lupa pastikan semua link yang kamu lampirkan dapat diakses dengan mudah oleh tamu undangan.

Nah, apakah kamu sudah siap menyebar kabar bahagia ini? Jika kamu masih mencari inspirasi desain. Punya pengalaman unik atau pertanyaan seputar undangan digital? Tulis di kolom komentar ya! Kami ingin mendengar ceritamu.

Rekomendasi Susu Etawa:

Paket 3 Box beli di Lazada : https://c.lazada.co.id/t/c.YSTzRr

Bagikan:

Leave a Comment